#ARCHITECTURE / / / Kumamoto Artpolist

Tuesday, 2 December 2014


-a very late post-


Setelah seminggu berkutat dengan usaha menyelesaikan maket, dan lembur selama berhari-hari demi mempersiapkan model presentasi, akhirnya di malam hari H besok berangkat masih menyelesaikan maket sampai jam 2 pagi. Hihihihi.

(maket yang 99% adalah balsa)


(Maket hasil akhirnya. Pohonnya beneran dari semak-semak yang saya petik dini hari di sekitar kampus)


(Teman se-tim, sedang bikin maket detail. Terada-san)



Paginya, kami berbondong-bondong bersama dengan tim lain pergi ke kota Kumamoto dengan menggunakan mobil sewaan. Saya yang jam 3 pulang untuk tidur harus kembali ke kampus lagi pukul setengah 6. Benar-benar sanggat sibuk.

Sampai di semacam balai kota Kumamoto tempat sayembara diselenggarakan, kami langsung di sambut oleh deretan pohon gingko yang menguning dan rontok. Sungguh sungguh suasana musim gugur terasa kenal di sana.

(taken by Taiki Yamada)
(taken by Taiki Yamada)
(selfoot)

(ada satu pohon rimbun bunga Tsubaki merah yang sedang rontok. Gila cantik banget!)

Sayangnya, saat penjurian, Toyo Ito tidak bisa datang dan sayembaranya pun tetap berlangsung dengan 3 juri, yang salah satunya adalah Sensei saya, hehehehe. Yah, meski akhirnya tidak juara, (yang juara adalah salah satu kelompok lab saya), tetapi maket kami yang balsa banget itu menjadi maket paling favorit! Dan hadiahnya adalah sepaket produk hasil bumi dari kota setempat.

Oh ya, ngomong-ngomong, kelompok UGM yang juga ikut untuk kategori international student, menjadi salah satu dari dua the best untuk kategori mereka. Dan maket mereka juga jadi the best untuk kategori international student.


Malamnya diadakan acara resepsi makan-makan dan setelahnya, sebelum menuju penginapan karena besok ada acara tour gratis ke beberapa bangunan ngarsi di Kumamoto, kami mampir restoran lokal dan dilanjut dengan karaoke! Well, mahasiswa Jepang memang suka berkumpul dan menghabiskan waktu untuk karaoke.

Ah, tapi saya, sudah tepar ketika mereka-mereka karaoke. Dan saya hanya tidur saja di pojokan sampai akhirnya mereka membangunkan saya untuk balik ke penginaan sekitar pukul 3 pagi.

[ ]

No comments :

Post a Comment